jump to navigation

Deception Point karya Dan Brown March 20, 2007

Posted by pepiediptyana in Uncategorized.
trackback

Setelah boom dengan The Da Vinci Code, Dan Brown meluncurkan novel berjudul  Deception Point. Cerita novel ini mengingatkan saya kepada pernyataan Dye (1972): budgeting is about choices, and choices are power and politicsm. Tentu saja Dan Brown tidak memaparkan bagaimana membuat anggaran, atau bagaimana bentuk anggaran. Namun ia menunjukkan kemampuan isu anggaran dan isu skandal seks dalam menghadapi pertempuran politik.

Deception Point diawali dengan gambaran perebutan kursi kepresidenan antara Zach Herney sebagai President of United States periode berjalan, dan Senator Sexton yang mencalonkan diri sebagai presiden baru. Sexton “menyerang” Herney dengan mengungkit masalah anggaran NASA. Ia beranggapan bahwa NASA adalah suatu proyek pemborosan karena dengan anggaran yang cukup besar, NASA tidak pernah menghasilkan output apa-apa yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. Dengan mengangkat isu anggaran NASA, persaingan angka suara rakyat antara Herney dan Sexton semakin ketat.

Konflik muncul ketika Dan Brown melakonkan putri tunggal senator Sexton – Rachel Sexton – yang menjabat sebagai kepala petugas pembuat rangkuman/intisari di NRO (National Reconnaissance Office). NRO adalah agensi pemerintah yang bertugas menyediakan informasi tingkat global di USA. Rachel Sexton bertanggungjawab untuk memilah laporan intelejen harian NRO, menelaah relevansi dan meringkas laporan tersebut untuk Presiden. Presiden Herney meminta Rachel untuk menelaah suatu proyek penemuan NASA. Dikabarkan bahwa satelit NASA yang bernama PODS berhasil mendeteksi adanya meteorit di dalam samudra di Kutub Utara. Setelah meteorit diangkat, ditemukan pula fosil caplak berukuran raksasa yang diduga sebagai makhluk luar angkasa yang menempel pada meteorit tersebut. Temuan ini merupakan pembuktian hipotesis dari penelitian-penelitian NASA tentang kehidupan di luar angkasa. Namun, Rachel berhasil mengumpulkan bukti bahwa ternyata meteorit tersebut palsu. Batu “meteorit” itu hanyalah batu laut yang sengaja dibuat menyerupai meteorit, dan fosil yang tertempel adalah fosil serangga laut yang berukuran besar, pemakan bangkai, dan tempat hidupnya yang memang minim gravitasi. Berbagai pembunuhan terjadi untuk mencegah bocornya informasi bahwa penemuan NASA tersebut adalah penemuan palsu.

Dilema. Meteorit palsu adalah ide dari William Pickering – direktur NRO – sebagai upaya mempertahankan NASA. NASA sebagai lembaga penelitian, memang dipertahankan oleh pemerintah USA agar tidak terjadi privatisasi di luar angkasa. Sementara itu, Senator Sexton, ternyata berkampanye dan bergerak menggunakan dana-dana dukungan dari perusahaan-perusahaan swasta yang ingin mengambil alih pekerjaan-pekerjaan NASA, membeli “kebenaran” yang dihasilkan oleh para peneliti, dan ingin mewujudkan privatisasi luar angkasa melalui undang-undang (seandainya Sexton terpilih menjadi presiden). Ekstrom – Administrator NASA (dalam cerita ini)- pun menga kui bahwa beberapa kegagalan NASA, juga disebabkan oleh anggaran NASA yang sedikit, sehingga beberapa bahan baku penelitian terpaksa diturunkan kualitasnya.

Akhir dari novel Deception Point ini adalah terungkapnya berbagai kebohongan-kebohongan yang berlatarbelakang politis, dan dipicu oleh terangkatnya isu anggaran NASA di mata rakyat USA.

Comments»

1. bizach - July 17, 2008

Menurut saya, dari tulisan di atas, ini menunjukkan bahwa berita tentang Pendaratan Apollo 11 di bulan, atau UFO, atau ET, dll, juga harus dipertanyakan kebenarannya, mengingat NASA menjadikan proyek-proyek luar angkasanya bukan murni untuk penelitian ilmiah luar angkasa, tapi hanya lebih sekedar sensasi yang dibungkus KEBOHONGAN ILMIAH untuk mempertahankan eksistensinya di Amerika, atau juga menjadi front line AS sebagai Super Power di penelitian luar angkasa, wallahua’lam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: