jump to navigation

WiFi Spot [Gratis] di Surabaya? Di mana? April 23, 2007

Posted by pepiediptyana in Sistem Informasi Akuntansi, Uncategorized.
45 comments

Hidupku hampa tanpa jaringan.

Mungkin ini sudah menjadi motto hidup bagi para user internet yang aktif. Fitur2 di produk teknologi informasi dan komunikasi makin berkembang. Tapi, apa daya sebuah perangkat dengan fasilitas internet tanpa adanya jaringan internet.

Surabaya, sebagai kota terbesar kedua di Indonesia – setelah Jakarta, sudah selayaknya memiliki area dengan jaringan internet. Baru-baru ini Bapak Salim Suharis memberikan info area-area yang free hotspot WiFi, di Surabaya dan Sidoarjo, yaitu di:

  • Taman Bungkul, Jl. Darmo
  • Area Balaikota Surabaya (Surabaya Smart Office Zone)
  • Food Court ITC Mega Grosir Surabaya, lantai paling atas (GRATIS)
    Plaza Tunjungan II lantai LG / paling bawah – kafe Telkom Speedy dekat eskalator,
  • Golden City Mall (more…)
Advertisements

Laporan Keuangan Pemerintah tanpa Laporan Surplus-Defisit* April 8, 2007

Posted by pepiediptyana in Akuntansi Sektor Publik.
12 comments

Laporan Keuangan Pemerintah Pusat di Indonesia ini adalah Laporan keuangan tanpa Laporan Surplus – Defisit. Laporan Surplus dan Defisit bukanlah berbicara mengenai Surplus dan Defisit Anggaran, melainkan Laporan Surplus Defisit yang dapat digunakan sebagai penentu earning power negara kita. Kenapa perlu?

Tanpa adanya laporan surplus defisit, sebenarnya yang dirugikan adalah pengguna laporan keuangan. Diurut dari yang paling dirugikan yaitu :

a. Masyarakat: selaku pemilik tidak mendapatkan informasi mengenai kinerja pemerintah yang telah diberi kepercayaan mengelola sumber daya dapat bekerja dengan efisien, efektif dan ekonomis untuk dapat menjamin kesejahteraanya;

b. Para wakil rakyat, lembaga pemeriksa dan lembaga pengawas: tidak bisa mengevaluasi kinerja dari pemerintah serta memprediksi kinerja yang akan datang apakah patut dilanjutkan atau diganti pejabatnya.

c. Pihak yang memberi atau berperan dalam proses donasi, investasi, dan pinjaman: tidak bisa menilai profitabilitas, investasi dan kelayakan kredit sehingga tidak ada informasi yang bisa mendukung mengenai keputusan pemberian pinjaman atau penanaman investasi.

Pemerintah? Diuntungkan. Kenapa? Karena tidak diketahui kinerjanya, akan tetapi juga tidak memiliki informasi untuk dasar penentuan kebijakan dalam financing. Ini sangat berbahaya keputusan untuk meminjam tanpa tahu kekuatan untuk mengembalikan akan berakibat menumpuknya hutang dan negara donor akan semaunya mendikte kita.

tulisan ini telah diterbitkan dalam buku “Runtuhnya Manajemen Keuangan Pemerintah”. 2006. Penerbit BPFE. Yogyakarta.

full version silakan download : Lap Keu Pemerintah tanpa Lap Surplus Defisit