jump to navigation

Metoda Penganggaran Tradisional May 22, 2007

Posted by pepiediptyana in Akuntansi Sektor Publik, Uncategorized.
trackback

Apakah Anggaran itu? Anggaran, adalah rencana yang diwujudkan dalam besaran uang. Kalo Penganggaran? Penganggaran merupakan proses untuk menyusun anggaran. Jadi, end of the process adalah terbentuknya Anggaran. Ngapain sih kok repot-repot bikin anggaran? Karena duit atau sumberdaya kita terbatas, sementara kita punya tujuan yang harus dicapai dan kita punya rencana kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut.

Alkisah, tersebutlah seorang mahasiswa mahasiswa bernama Z menyusun anggaran pendapatan dan biaya bulan Ini tahun Itu sebagai berikut:

Anggaran si Z
Bulan Ini Tahun Itu

Biaya hidup

Rp 1.350.000

Transport

200.000

Lain-lain

200.000

Total

Rp 1.750.000

Anggaran dengan pendekatan Tradisional ini digunakan untuk mengendalikan pengeluaran. Pengendalian pengeluaran dapat dilakukan apabila pos/akun/keuangan jika dilaporkan dalam bentuk lebih rinci. Dalam organisasi /instansi pemerintah, semakin rinci suatu akun anggaran, maka instansi pemerintah semakin tidak memiliki kebebasan untuk menentukan sendiri anggarannya.

Contoh di atas menunjukkan bahwa Z menggunakan metoda Tradisional atau Line Item. Penyusunan anggaran dengan pendekatan Tradisional ini menggunakan orientasi input, bukan output.  Pada perioda berikutnya, Z meminta kenaikan jumlah anggaran pendapatan karena inflasi, maka metoda penyusunan anggaran yang berorientasi input dan menentukan kenaikan anggaran berdasarkan inflasi atau perubahan harga seperti itu disebut incremental budgeting.

Ada kekhawatiran Z bahwa: jika Z membelanjakan anggaran lebih sedikit daripada belanja yang dianggarkan, maka perioda berikutnya realisasi anggaran pendapatan akan dipotong, karena dianggap dengan duit segitu aja cukup. Akhirnya, Z berperilaku menghabis-habiskan anggaran, atau membesar-besarkan usulan anggaran agar realisasi anggaran pendapatan tidak lebih kecil atau sama dengan anggaran yang ia usulkan. Orang yang berperilaku seperti ini disebut sebagai budget maximizer. Jadi, metoda penyusunan anggaran tradisional bisa memancing perilaku budget maximizer…

Jika dikatakan bahwa Anggaran merupakan suatu rencana, yang kemudian realisasinya membantu organisasi atau seseorang untuk menentukan apakah rencana tersebut terlaksana untuk mencapai tujuan, maka anggaran tradisional tidak dapat menjelaskan pencapaian tujuan. Dengan kata lain, anggaran tradisional tidak dapat menunjukkan kinerja atau capaian tujuan.

Trus, apakah metoda penganggaran tradisional itu jelek? Ya enggak laaah…. Let’s make it simple. Pada dasarnya setiap metoda pasti ada kelebihan dan kekurangan. Pada organisasi yang pertanggungjawabannya tersentral dan aktivitasnya tidak beragam, serta pengendalian pelaksanaannya masih bisa terdeteksi mudah, ya bisa jadi lebih efektif dan efisien jika menggunakan metoda penganggaran tradisional ini. Tapi ketika organisasi mulai berkembang, semakin banyak yang perlu dilakukan, pekerjaan semakin kompleks, jaringan kerjasama semakin luas, semakin sulit mendeteksi proses kegiatannya, nah… organisasi tersebut perlu mempertimbangkan, apakah metoda penyusunan anggaran tradisionalnya masih dapat membantu untuk menentukan “apakah tujuan organisasi tercapai”….

Comments»

1. Romi Satria Wahono - May 22, 2007

Keren😉 Menarik artikelnya mbak ….

2. pepiediptyana - May 22, 2007

makasi ya pak…🙂

3. yoyok - May 25, 2007

artikel mengenai anggaran..

4. Luciana Spica Almilia - May 27, 2007

Sebetulnya sistem penganggaran tradisional sudah jelas hanya saja interprestasi, perencanaan dan implementasi anggaran itu yang sering keliru. Misalnya seperti yang dicontohkan apabila suatu departemen menganggarkan sejumlah dana tertentu tetapi pada akhir periode banyak sekali anggaran yang tidak digunakan …. Nah kalo sudah begini bukan suatu tindakan yang tepat jika pada tahun berikutnya memangkas habis anggaran departemen yang bersangkutan.

Ada proses yang miss (hilang) disini, yaitu pada saat melakukan proses perencanaan, jadi pada saat suatu departemen akan mengajukan anggaran harusnya dilakukan review dulu oleh top manajemen terhadap anggaran yang diajukan, apakah sesuai dengan tujuan?? atau realistis?? he he he

Begitu bu …. menurut saya he he he by the way nice post lah he he

Sukses selalu bu, ditunggu opini2 berikutnya!

5. Dedi Saputra - May 28, 2007

saya salah satu mahasiswa yang mengambil jurusan Manajemen Informatika-bandung.
Saya tertarik dengan masalah anggaran, soalnya saya sedang menyusun skripsi tentang rencana anggaran biaya. tapi ini merupakan hal baru buat saya, mas tolong bisa bantu saya tentang penerapan atau pengendalian anggaran biaya perusahaan yang baik itu kaya gimana.,
Tolong kirimkan ke email saya ok.
Terimakasih.Buanyaaak!!

6. eka - August 30, 2007

artikelnya menarik juga. kebetulan saya sekarang sedang membuat makalah dengan judul “pengkoordinasian rencana kerja dan penggunaan anggaran biaya operasional diperusahaan x” . sebenarnya saya nggak begitu mengerti mengenai masalah rencana kerja dan anggaran ini, sebenarnya kayak gimana sih rencana kerja dan anggaran dan teori pendukungnya yang umum digunakan untuk perusahaan BUMN dan swasta.
tolong dibalasnya ke email saya
thanks banget

7. Fredy - September 15, 2007

:-)keyen buangtz

8. Anggaran Berbasis Kinerja :-) « pepie diptyana - September 26, 2007

[…] yang dihasilkan adalah sama dengan input yang lebih sedikit. Berbeda dengan penganggaran dengan pendekatan tradisional, penganggaran dengan pendekatan kinerja ini disusun dengan orientasi output.Jadi, kalau mau nyusun […]

9. sulastri simanjuntak - October 24, 2007

artikel bapak asyik buanget..
skarang aku lagi buat skripsi yang judulnya fungsi anggaran dalam perncanaan dan peningkatan laba.
aku mau tanya buku yang cocok dan memiliki bahasa sederhana untuk judul tersebut apa?
dan menurut bapak bagaimana perencanaan penganggaran dan peningkatan laba yang baik ?
thanks………..

10. lily - February 21, 2008

bagaimana sih menyusun rencana anggaran biaya untuk suatu perusahaan? saya karyawan baru suatu perusahaan konsultan n ditugasi utk bikin RAB. Tolong donk..trims

11. hirman - June 4, 2008

Saya mahasiswa pascasarja program ilmu akuntansi. Sekarang ini saya lagi nyusun thesis mengenai penganggaran berbasis kinerja di Pemda. Saya perlu jurnal dan bahan pendukung. Kalo mbak punya bahannya tolong bantu saya. Thanks yaa mbak


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: