jump to navigation

Students’ Perception of Accountants’ Personality October 18, 2007

Posted by pepiediptyana in Uncategorized.
trackback

perception-toward-accountant-educators.JPG

Abstract:

Accounting is becoming more and more prospective in a college of economics, especially in STIE Perbanas Surabaya. This evidence is indicated by the bigger number of students who enter accounting department compared to those who enter management department recently. Knowing the accountant profession and accountant personality is important for them. However, research related to the perception towards accountant personality has not yet been conducted at this college. It is assumed that the accounting students have more positive perception towards accountant personality compared to management students. This paper is intended to provide evidence concerning the students’ perception towards accountant personality. Using 167 respondents with 49 management students and 118 accounting students, the results show consistency with the previous studies, such as the accountant personalities as being investigative and conservative. Other findings concerning the differences among the accounting and management students’ perception towards accountant personality are also revealed. Based on the results, suggestion and recommendations are also discussed.

Keywords: perception, accountant personality, investigative, conservative, artistics, social, enterprising personality
Trigger penelitian saya ini adalah keingintahuan saya tentang: “mengapa lulusan akuntansi (terutama di kampus tempat saya mengajar) tidak bekerja di bidang akuntansi?”. Meski mahasiswa memilih jurusan Akuntansi tanpa paksaan, tapi mengapa mereka tidak ingin menjadi akuntan. Benak Anda bisa saja mengatakan bahwa: “ah, paling karena lapangan pekerjaan yang terbatas”… Masa sih?? Saya kurang percaya dengan dugaan-dugaan intuitif, meski memang intuisi orang yang berpengalaman memang dapat dipercaya sebagai data. Namun, kalau memang akuntan dikatakan sebagai profesi, mengapa polanya berbeda dengan profesi lain. Guru, misalnya. Atau, dokter. Seseorang yang ingin menjadi guru, dia akan sekolah di IKIP. Seseorang yang ingin menjadi Dokter, dia akan memilih Fak. Kedokteran. Bahkan, seseorang yang ingin menjadi apoteker, akan sekolah di Fak. Farmasi. Akuntan??

Mengapa yang saya pilih adalah “personality”? Karena berdasarkan hasil preliminary study yang dilakukan oleh tim peneliti kampus saya menunjukkan bahwa softskill, terutama yang mengarah pada sikap dan kepribadian lebih diutamakan oleh pengguna lulusan.

Ngapain saya bingung-bingung memikirkan “mengapa lulusan akuntansi (terutama di kampus tempat saya mengajar) tidak bekerja di bidang akuntansi?” ? Soalnya, salah satu ukuran keberhasilan institusi pendidikan adalah outputnya. Selain itu, keberhasilan (output) institusi pendidikan juga ditentukan oleh keberhasilan proses pembelajarannya. Saya, adalah salah satu bagian institusi yang menentukan keberhasilan proses tersebut. Jadi, penelitian ini tidak hanya bermanfaat bagi institusi, namun juga bermanfaat sebagai evaluasi proses pembelajaran.

Ada 3 bidang pekerjaan akuntan yang saya tanyakan image-nya kepada mahasiswa yaitu: auditor, akuntan keuangan dan manajemen, dan dosen akuntansi. Responden pada penelitian saya: mahasiswa manajemen dan mahasiswa akuntansi. Hasilnya, tidak ada perbedaan persepsi antara mahasiswa akuntansi dan manajemen terhadap accountant personality. Artinya, proses pembelajaran yang kurang memberikan wawasan kepada mahasiswa akuntansi tentang profil akuntan, atau mahasiswanya yang memang sejak awal cuman pengen lulus dengan nilai bagus tapi sebenarnya tidak ingin atau tidak cocok jadi akuntan.

Setelah saya presentasikan di forum South East Asia Association for Institutional Research (SEAAIR) dan diskusi, saya baru tahu bahwa hasil penelitian saya juga diduga terjadi di Malaysia dan Thailand. Mungkin, di beberapa negara berkembang lainnya, mahasiswa akuntansi mengalami hal yang sama, yaitu setelah lulus, sebagian besar dari mereka tidak menjadi akuntan. Tapi, ini baru dugaan lhoooo…. Saya kan belum meneliti. Ada yang tertarik untuk meneliti bersama saya?😉

Penelitian saya juga memiliki keterbatasan. Di antaranya adalah saya kurang menggali tingkat pemahaman mahasiswa tentang akuntan.

Penelitian ini telah dipresentasikan di International Conference of SEAAIR 2007, 7-9 September 2007, at Assumption University, Bang Na Campus, Thailand.

untuk baca lengkap atau sitasi, download disini

Comments»

1. Mitha D Restuti - March 5, 2008

Bu Pepie..
Saya tertarik juga untuk meneliti hal ini di kampus saya, karena karakteristik mahasiswa saya yang justru beda dengan kampus lain, di kampus saya ini kebanyakan mahasiswa pengen punya usaha sendiri atau malahan nantinya meneruskan usaha orang tuanya.
Saya jadi penasaran dan pengen meneliti di kampus saya..
Setelah saya baca-baca artikel bu Pepie, semangat saya untuk meneliti jadi semakin berkobar-kobar (semangat bener ya..) dan saya masih bingung instrumennya (walah….)
Dengan segala kerendahan hati, bolehkan saya minta kuesionernya bu.. untuk nanti saya kembangkan..
Terima kasih banyak ya bu…

Hehehehe..
Ini Mitha Pep, kok aku jadi ngomongnya resmi banget ya.. hehehe, dalam forum ilmiah soalnya.. (gaya banget..)
Thanks ya..

2. pepiediptyana - March 6, 2008

#To Mitha, silakan mensitasi, dan aku emailkan aja kuesionernya, memang kuesionerku juga perlu disempurnakan lagi tuh…. Thank’s. Selamat meneliti!🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: